Tuesday, May 26, 2020

PIKNIK DI KEBUN CHIPMUNK

Siapa yang menolak kalau diajak jalan-jalan, berwisata atau piknik? Semua pasti suka piknik. Tidak ada yang senang kalau selama seminggu selalu berada di dalam rumah atau pun hanya melakukan hal-hal yang sama setiap hari. Begitu pun dengan anak-anak di Sekolah Chipmunk. Tema di awal semester genap adalah Rekreasi. Sesuai dengan judulnya, tema ini menjadi tema yang menarik untuk dipelajari. Tema dibagi menjadi tiga Sub Tema yaitu Tempat Rekreasi, Perlengkapan Rekreasi, dan Tata Tertib Rekreasi.
Taman rekreasi, pantai, museum, pasar malam (Sekaten) dan Gunung Merapi menjadi sub tema Rekreasi di minggu pertama. Kegiatan diisi dengan anak menggambar tempat wisata yang pernah dikunjunginya dan berceritera tentang pengalaman saat berkunjung ke tempat tersebut. Karena kami berada di Yogyakarta, dan banyak terdapat pantai di wilayah Bantul maupun Gunung Kidul, anak-anak berceritera saat mereka piknik ke Pantai Parangtritis, Pantai Depok, Pantai Kuwaru, Pantai Goa Cemara, Pantai Indrayati dan pantai yang lain.

Tempat rekreasi yang sering menjadi tempat tujuan mereka adalah Taman Pintar. Sedangkan untuk museum, Sekolah Chipmunk selalu berkunjung ke Museum Dirgantara. Pasar Malam Sekaten menjadi judul yang akhirnya diketahui oleh anak-anak. Beberapa dari mereka telah diajak oleh orang tuanya kesana.Tapi, kali ini pembahasan diperdalam tentang sejarah pasar malam Sekaten yang biasa diadakan di Alun-alun Keraton Jogjakarta.
Kamera, topi atau payung, makanan dan minuman, P3K, pakaian ganti dan tikar menjadi perlengkapan rekreasi yang biasanya dibawa saat anak-anak pergi piknik bersama keluarga tercinta. Sedangkan Tata Tertib Rekreasi menjadi pembahasan di minggu selanjutnya. Anak-anak belajar beberapa peraturan yang penting saat mereka pergi piknik. Misalnya membeli tiket masuk ke tempat rekreasi. Anak belajar tentang guna uang tiket yang kita bayarkan sebagai pengganti tiket masuk, yaitu dapat digunakan untuk memelihara kebersihan dan keamanan ataupun membeli makanan untuk hewan-hewan peliharaan di kebun binatang, juga memberi pamrih kepada karyawan di tempat rekreasi tersebut.

Nah, kegiatan puncak tema Rekreasi adalah piknik di kebun Chipmunk. Kebun Chipmunk yang luas disulap menjadi tempat piknik bagi anak-anak. Dengan bendera warna-warni menghiasi pepohonan yang ada. Tenda dan ayunan hammock terpasang dengan manisnya. Beberapa permainan telah disiapkan oleh guru, seperti lempar bola, lempar cincin, bakiak, lempar bola ke kaleng, dll. Anak-anak pun datang dengan kostum seperti pergi piknik, berpakaian bebas, lengkap dengan kacamata hitam dan topi.

Tak lupa membawa bekal makanan tradisional. Mengapa harus jajanan pasar? Supaya anak-anak belajar mengenal makan tradisional yang bergizi dan lezat rasanya. Mereka membawa bekal yang cukup untuk dapat dibagikan dengan guru atau pun teman-teman.

Kegiatan piknik ini dilanjutkan dengan menggambar dan mewarnai secara mural dalam beberapa kelompok dengan bimbingan Pak Aji sebagai Guru Ekstrakurikuler Melukis.
Setelah selesai dengan hasil mewarnai mural bersama teman-teman, anak-anak mencuci tangan dan siap untuk membuka bekal piknik mereka.
Diawali dengan doa sebelum makan, anak-anak membuka bekal mereka. Nah, kali ini anak-anak belajar mengenal dan berbagi makanan tradisional yang mereka bawa. 

Di akhir kegiatan, anak-anak membereskan semua perlengkapan piknik mereka dan bersiap untuk pulang.
Mereka mendoakan Go Home Prayer dan berpamitan dengan semua guru.
Dengan wajah ceria, anak-anak  bertemu  orang tua yang sudah menunggu di tempat parkir

Pengalaman yang menyenangkan piknik bersama teman-teman di kebun Chipmunk.




Friday, May 22, 2020

BERTANAM



Anak-anak senang sekali kalau diajak melakukan kegiatan di luar ruangan. Kebun Sekolah Chipmunk yang luas mendukung anak-anak untuk melakukan kegiatan outdoor atau kegiatan di luar ruangan. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di kebun Sekolah Chipmunk. Kegiatan kali ini adalah bertanam, sesuai dengan tema yang selalu dipelajari anak-anak di akhir semester 1 yaitu tentang tanaman. Selama 3 minggu, anak-anak belajar tentang tanaman. Pohon besar dan memiliki kayu menjadi topik bahasan di minggu pertama. Pada minggu selanjutnya, mereka akan belajar tentang  tanaman umbi-umbian. Tanaman bunga-bungaan cantik mengakhiri tema tentang tanaman.
Bersama dengan guru kelas, anak-anak belajar tentang berbagai macam tanaman yang mereka temui sehari-hari. Misalnya pohon besar dan memiliki kayu yang keras seperti pohon mangga, durian, rambutan dan jati, yang kebetulan dapat ditemui di halaman Sekolah Chipmunk.
Melalui eksperimen dan metode saintifik yang dipresentasikan oleh guru Chipmunk dengan kreatif, anak-anak mengerti tentang bagian-bagian tanaman dan fungsinya.
Di awal tema Tanaman, anak belajar tentang bagian tanaman, dan mereka mengenal akar. Dan pada minggu kedua, mereka belajar tentang akar tanaman yang dapat dikonsumsi oleh mereka, seperti ubi jalar, singkong, talas dan kentang. Kegiatan yang dilakukan pun bervariasi. Mulai dari percobaan menanam kentang dalam toples kaca yang diisi air, dan anak-anak mengamati akar yang tumbuh dari kentang tersebut. Juga, kegiatan memasak kentang goreng sendiri. Asik sekali kegiatannya.

Selain itu, mereka pun belajar tentang umbi-umbian yang dapat digunakan sebagai tanaman obat, seperti jahe, kunyit dan kencur. Tak ketinggalan, anak-anak pun menanam umbi tanaman apotik hidup ini di kebun Chipmunk. Minum minuman kunyit atau sinom pun dilakukan oleh anak-anak. Melukis dengan kunyit juga menjadi variasi kegiatan tentang tanaman apotik hidup. Pokoknya menarik sekali...
Kegiatan bertanam menjadi bervariasi saat Sekolah mengundang orang tua murid untuk belajar bersama tentang tanaman. Anak-anak sudah mengumpulkan botol bekas air mineral dan guru-guru mempersiapkan botol tersebut untuk menjadi pot tanaman. Tanah dan pupuk kompos dipersiapkan di Sekolah. Akhirnya hari yang ditunggu tiba. Kami berkumpul dan bertanam bersama.Selain itu, orang tua telah mempersiapkan karton yang sudah dituliskan nama tanaman yang ada di kebun Sekolah Chipmunk. Bersama dengan putra-putri tercinta, mereka menempelkan nama-nama tanaman itu untuk menambah pengetahuan anak tentang tanaman yang ada di kebun Sekolah.

Merangkai bunga menjadi kegiatan penutup tema tanaman ini. Anak-anak membawa bunga dari rumah. Mereka belajar merangkai bunga dengan cantiknya. Setelah diberi kartu untuk pemanis, rangkaian bunga nan mempesona siap diberikan kepada Bunda tercinta. Saat pulang sekolah, anak-anak dengan wajah gembira mempersembahkan rangkaian bunga yang telah disusun bersama guru kepada Bunda yang menjemputnya. I love you Bunda....so sweet.










Wednesday, May 20, 2020

MANASIK HAJI


Pendidikan Anak Usia Dini   merupakan upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak-anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun. Dalam rentang usia tersebut, pemberian rangsangan pendidikan untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani sangatlah penting, agar anak memiliki kesiapan dengan memasuki tingkat pendidikan lebih lanjut.

Meskipun Chipmunk adalah sekolah umum, dengan latar belakang yang plural (baca:beragam), tetapi tetap mengupayakan kegiatan kerohanian sesuai dengan keyakinan murid-murid.

Selain kegiatan IQRO dan kerohanian agama Islam setiap hari Jumat, Sekolah Chipmunk juga mengikuti Manasik Haji.


Apa sih, tujuan utama kegiatan diperkenalkannya peragaan Manasik Haji?
Adalah untuk menanamkan sikap religius kepada anak usia dini, sekaligus memperkenalkan Rukun Islam yang ke lima yakni menjalankan Ibadah Haji.
Dalam kegiatan ini, anak-anak belajar bagaimana cara tawaf, wukuf, melempar jumroh dan prosesi ibadah naik haji lainnya, dimana keadannya dibuat mirip dengan keadaan di tanah suci; ada miniatur Ka'bah, hajar aswad, bir Ali, dls

Kegiatan mengenalkan peragaan manasik haji PAUD Terpadu Chipmunk ini terlaksana atas kerja sama dengan Kelompok Kerja Gugus (KKG) PAUD Gugus 11 Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul.




Tuesday, May 19, 2020

BERMAIN DENGAN AIR


Entah mengapa sebabnya, semua anak suka sekali bermain dengan air. Jadi, setiap kali Sekolah Chipmunk mengadakan ekstrakurikuler Berenang, anak-anak menunggu momen ini dengan penuh semangat. Mereka rela tidur awal supaya bisa bangun pagi untuk segera hadir di kolam renang yang dituju. Oh ya, anak-anak di Sekolah Chipmunk mengikuti ekstra renang dengan mandiri loh, tanpa ditemani oleh orang tua mereka.

Sehari sebelum ekstra renang, biasanya para guru sudah memberi pesan kepada anak-anak untuk belajar mempersiapkan perlengkapan yang akan digunakan saat mereka renang tanpa dibantu oleh Bunda, terutama untuk murid kelompok B. Supaya mereka tahu barang apa saja yang ada di dalam tas mereka. Misalnya baju seragam olah raga, baju renang, baju ganti dan handuk, alat mandi, jangan lupa kantung plastik untuk baju renang yang basah.
Guru pun mengingatkan anak-anak untuk sarapan pagi sebelum berangkat ke kolam renang.

Sesampainya di sana, anak-anak berbaris dan berdoa bersama. Saat pintu masuk dibuka oleh petugas, kami dipersilahkan masuk ke area kolam renang, tentunya dengan menyapa, "Good morning," kepada mbak cantik yang bertugas. Sebelum mereka masuk ke kolam renang, kita pemanasan terlebih dahulu untuk peregangan otot-otot.

Selain kita bermain air dan berolah raga di dalam kolam renang, ekstrakurikuler ini melatih anak untuk lebih percaya diri dan berhati-hati. Setiap anak dilatih untuk berani meluncur dari seluncuran. Awalnya, beberapa anak merasa takut dan khawatir. Nah, guru yang juga ikut masuk ke dalam air, pasti selalu memberikan semangat supaya mereka menjadi berani dan mau mencoba untuk meluncur di seluncuran kolam renang.



Setelah cukup waktu untuk berenang, mereka akan mandi dan membilas tubuh mereka masing-masing dengan mandiri. Anak-anak akan belajar mandi, keramas rambut mereka, mengeringkan tubuh dan memakai baju mereka dengan mandiri. Guru membantu saat dibutuhkan.
Anak-anak pun belajar untuk bertanggungjawab dengan perlengkapan yang mereka bawa dari rumah supaya tidak ada yang tertinggal saat mereka mandi. Seperti baju basah, alat mandi, sisir, minyak kayu putih, dll.
Rasa lapar pasti dirasakan setelah kita berenang. Nah, makan bersama menjadi jadwal setelah berenang. Dengan menu yang telah dipesan, anak-anak berdoa sebelum makan dan menikmati makanan bersama dengan teman-teman. Pastinya gembira sekali makan bersama setelah keceriaan di kolam renang.

Tak lama berselang, saat guru-guru telah bilas dan berganti dengan pakaian kering, kami pun berkumpul bersama. Guru mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada anak-anak yang telah mengikuti kegiatan renang dengan mandiri dan tanggung jawab.
Sebelum pulang, kegiatan renang ditutup dengan doa bersama, mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keceriaan bersama dengan guru dan teman di kolam renang pagi itu.
Setelah mengucapkan salam perpisahan, anak-anak siap menemui orang tua yang telah menjemput di lapangan parkir.
Berenang yang menyenangkan....








Monday, May 18, 2020

KELAS INSPIRASI


drg. Yurni, orang tua murid Dhwani Vidya Dharmmesta (Dhea)
Kelas Inspirasi  adalah gerakan para profesional turun ke Sekolah Dasar selama sehari (idealnya), tapi di Chipmunk cukup hanya satu jam saja.  Maklum saja, karena murid PAUD hanya bisa duduk sebentar saja. Para profesional yang kita undang untuk menjadi inspirator akan  berbagi cerita dan pengalaman kerja juga motivasi meraih cita-cita. Diharapkan dari cerita pengalaman tersebut akan menjadi inspirasi bagi para siswa agar selalu bermimpi dan memiliki cita-cita tanpa batas dalam diri mereka. Hebatnya, orang tua murid dilibatkan dalam Kelas Inspirasi ini. Biasanya orang tua murid yang memiliki profesi yang menarik bagi siswa dan mau ambil bagian dalam proses pembelajaran di sekolah Chipmunk. Siswa, yang mengetahui bahwa orang tua mereka hadir di sekolah dan berbagi pengalaman tentang profesi mereka, akan menambah rasa bangga akan profesi orang tuanya dan lebih percaya diri.
Ibu Isti, orang tua siswa Naladhipa Wicaksono, seorang perawat,
sedang menjelaskan tentang perilaku hidup sehat kepada siswa-siswa
di Sekolah Chipmunk



Yang menarik, saat Kelas Inspirasi, saat tokoh profesi yang hadir memberi kesempatan kepada siswa-siswa Sekolah Chipmunk merasakan tugas mereka sebagai perawat, sebagai contoh. Setelah mereka diberi penjelasan tentang tugas perawat di rumah sakit, juga peralatan yang digunakan untuk memeriksa pasien, seperti stetoskop. Mereka saling memeriksa detak jantung teman-temannya. Nampak pada dua foto di atas. 

Gambar di sebelah kiri: saat Bapak Agung Wibowo, orang tua murid Dessag Castra Jayeswara Wibowo, menjadi inspirator di Sekolah Chipmunk. Beliau adalah perawat di RS International Jogjakarta (JIH)

Gambar di bawah: Bapak Nodi Setiyanto, seorang teknisi dari Perusahaan Kereta Api Indonesia (PT KAI), yang datang ke Chipmunk untuk berbagi pengalaman sebagai seorang teknisi kerta api. Beliau adalah orang tua dari Alghazali Ilham Setiyanto.

Sunday, May 17, 2020

KEMIS PAHING



Sebagai anak Jogja, busana apa yang selalu kita kenakan setiap Kemis Pahing? Kalau di Jogja tuh, setiap Kemis Pahing, semua pelajar tanpa kecuali murid PAUD  wajib mengenakan pakaian adat khas Yogyakarta atau disebut juga Gagrak Ngayogyakarta Hadiningrat. Tujuan peraturan ini adalah  pelestarian pakaian daerah gagrak (khas) Yogyakarta dan dalam kerangka besarnya adalah melestarikan budaya khas daerah DIY. Selain itu, melalui pakaian dinas/seragam adat ini, para pemakainya diharapkan bisa memberikan contoh yang tepat terkait penggunaan pakaian daerah khas Yogyakarta, dimana situasi ini disebut sebagai bentuk tanggung jawab dalam program pelestarian budaya tradisional. 
Kalau untuk kami yang masih di PAUD, pemakaian baju adat ini memberikan variasi dari seragam yang harus kami gunakan tiap hari sesuai dengan jadwalnya, juga kami mengenal dan terbiasa dengan memakai kebaya atau pun lurik dan blangkon setiap Kemis Pahing.

Lalu, kenapa sih harus Kemis Pahing?
Pasalnya, Kemis Pahing adalah hari pasaran Jawa saat perpindahan Kraton Jogjakarta dari Pesanggrahan Ambarketawang (sisi barat kota Jogja) menuju lokasi Kraton Jogjakarta yang sekarang ini (alas Beringin)--daerah titik nol Jogjakarta sekarang.
Nah, ternyata kita belajar dari sejarah berdirinya kota Jogjakarta ya.
Jadilah, setiap Kemis Pahing semua murid di DIY wajib memakai pakaian adat Gagrak Ngayogyakarta Hadiningrat.

Dan, inilah momen saat kami mengenakan pakaian adat yang keren abis ini. Meskipun kami mengenakannya dengan sederhana.
Ucapan terima kasih kepada Ayah Bunda yang sudah menyediakan pakaian adat ini dengan penuh kasih dan patuh kepada peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi DIY.
Semangat untuk murid-murid yang rela memakai pakaian adat ini. Walaupun mereka memakai jarik yang sempit, tetap aja tidak mengurangi keceriaan kami bermain di Sekolah Chipmunk.



            



Tema di awal tahun 2026 adalah Piknik yang Asik, dengan salah satu sub temanya ialah Pesawat Terbang tinggi. Dalam kegiatan pembelajaran , m...